Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pentingnya penggunaan kapasitor bank dan ini fungsinya

Apa itu kapasitor bank ?

Kapasitor bank adalah kumpulan kapasitor yang umumnya memiliki karakteristik nilai ukuran yang sama dan dihubungkan secara rangkaian seri atau paralel untuk mencapai suatu nilai kapasitas faktor daya tertentu sampai batas normalnya yaitu mendekati nilai 1. biasanya diseting dengan nilai faktor dayanya 0,95 saja, hal ini dikarenakan untuk menseting nilai sampai 1 atau yang sempurna sangat sulit bahkan tidak bisa mengingat nilai arus listrik yang masuk dari PLN tidak selamanya stabil kadang juga naik turun.

Salah satu fungsi utama komponen kapasitor adalah sebagai komponen yang bisa menyimpan arus listrik. Oleh karena itu, kapasitor bank biasanya digunakan untuk meningkatkan faktor daya pada arus listrik AC, contohnya yaitu di pabrik industri yang menggunakan panel kapasitor bank.
sedangkan pada arus listrik bertegangan DC, digunakan untuk meningkatkan jumlah energi yang tersimpan atau bisa dibilang meningkatkan arus supply DC yang masuk ke kapasitor guan mencegah terjadinya drop tegangan output ke beban. sebagai contoh kapasitor DC yang banyak diaplikasikan pada sistem audio mobil untuk menstabilkan tegangan supply ke power amplifer guna mencegah terjadinya drop tegangan saat nada bass berbunyi. Kapasitor bank biasanya dihitung atau diukur dalam satuan KVAR, atau kilovolt ampere reaktif.



Fungsi yang utama dari rangkaian kapasitor bank

Fungsi utama kapasitor bank adalah untuk meningkatkan faktor daya listrik, terutama pada instalasi listrik arus AC yang kuat, seperti yang digunakan di industri. Selain memperbaiki faktor kekuatan, berikut adalah beberapa fungsi.

Mendistribusikan daya reaktif untuk memaksimalkan penggunaan daya komplek (KVA), mengurangi penurunan voltase atau penurunan tegangan, mencegah overload atau kelebihan beban pada transformer, karena kapasitor dapat berfungsi sebagai sumber daya tambahan, mencegah kenaikan suhu kabel, menghemat daya dan efisiensi, karena pemakaian kVA lebih mendekati kW yang digunakan, dan mengurangi kerugian jaringan.



panel listrik kapasitor bank


Fungsi kapasitor bank pada skala industri

Mengapa di kelas skala industri atau di pabrik penting untuk dipasangi kapasitor bank? Jawabannya sangatlah penting sebab sebagian besar peralatan pabrik banyak menggunakan dinamo motor listrik yang akan berpengaruh pada factor daya nilai cos phi.

 Jika cos phi terukur lebih rendah dari nilai 8,85 maka yang terjadi akan dikenakan biaya tambahan daya reaktif berdasarkan pengukuran KVARh meter pada PLN.


Jadi gunanya panel kapasitor bank di industri yaitu untuk memperbaiki nilai cos phi agar nilainya bisa mendekati 1 bahkan bisa menyentuh angka 1.

 


kapasitor dc


Fungsi kapasitor bank di tegangan listrik DC

Fungsi kapasitor jika diterapkan di tegangan DC yaitu untuk menghasilkan tegangan supply yang stabil agar tidak terjadinya drop tegangan. Sebagai contoh power supply di power amplifer mobil, karena supplynya hanya menggunakan tegangan dari aki maka perlu dipasangi komponen kapasitor agar tegangan tetap stabil saat suara nada bass mucul.


Ciri dari audio mobil yang mengalami drop tegangan saat nada bass berbunyi yaitu terdengar cegukan atau terjadi suara jeda saat nada low / bass berbunyi di speaker audio mobil.

Cara kerja dari kapasitor bank

Kapasitor Bank Berfungsi Dalam Ilmu Listrik, faktor daya, mengacu pada nilai perbandingan antara daya aktif, daya sebenarnya, dan daya tampak, juga disebut sebagai daya semu. Tujuan penggunaan kapasitor bank adalah untuk meningkatkan faktor daya ini.


Daya tampak sendiri adalah energi listrik yang dihasilkan oleh generator listrik, yang biasanya diukur dengan satuan Volt-Ampere. Daya aktif adalah energi listrik yang digunakan oleh peralatan listrik, yang biasanya diukur dengan Watt.


Daya listrik sebenarnya adalah arus balik yang terjadi pada instalasi listrik saat dibebani oleh alat yang dapat menghasilkan elektromagnet, atau komponennya terdiri dari kumparan atau coil.


Kebanyakan beban listrik ini bersifat induktif, bisa dibuktikan sesaat beban yang sudah tidak dialiri arus listrik banyak yang mengalami kondisi arus tertinggal sementara di bebean. contohnya pada beban alat listrik yang menggunakan komponen kapasitor di dalamnya seperti lampu led, lampu TL, pendingin ac, kipas angin, dll. kondisi seperti ini terjadi pada arus AC atau bolak balik.
Kapasitor bank menyeimbangkan beban induktif dan kapasitif untuk memperbaiki faktor daya di jaringan listrik. Grafik berikut menunjukkan karakteristik beban, dengan tegangan dan arus mendahului jenis beban masing-masing.


Ada beberapa peralatan yang memiliki sifat kapasitor bank, berikut di bawah ini saya bagikan beberapa contoh dan jenis golongannya :

  • Beban induktif : motor listrik, kulkas, freezer, kompresor ac, kipas angin
  • Beban resistif : lampu pijar, seterika listrik
  • Bersifat kapasitif : kapasitor itu sendiri

Post a Comment for "Pentingnya penggunaan kapasitor bank dan ini fungsinya"